![]() |
(pixabay.com/MasterTux) |
Dahulunya orang-orang menghapus tinta atau bekas coretan pensil dengan batu
kasar seperti batu pasir atau batu apung. Jepang dan beberapa negara lainnya,
justru menggunakan remah roti atau roti yang lunak sebagai penghapus mereka,
begitu juga dengan Edward Nairne.
Pada tahun 1770 Nairne secara tidak sengaja mengambil bongkahan karet saat dia ingin menggunakan remah roti. Di sinilah Nairne menyadari kalau karet juga dapat digunakan untuk menghapus pensil. Nairne pun mengembangkan karet ini untuk dijadikan penghapus.
Penghapus ini dipasarkan dan diikut sertakan dalam kontes penemuan. Harganya cukup mahal tapi tetap laris di pasaran. Sayangnya penghapus ini mudah hancur saat digunakan. Ia juga sensitif terhadap cuaca, hingga kadang meleleh dan menimbulkan bau aneh.
Pada tahun 1839, Charles Goodyear akhirnya
menemukan metode vulkanisasi. Metode ini dapat membuat karet lebih tahan lama. Metode vulkanisasi ini juga digunakan untuk membuat penghapus karet jadi
lebih kuat dan tahan lama dibanding sebelumnya.
#penghapus #penghapuskaret #history #sejarahpenghapus #sejarahpenghapuskaret #sejarah #ilmupengetahuan #alariajurnal
(0011)
Komentar
Posting Komentar