![]() |
(pixabay.com/sweetlouise) |
Pensil kayu pertama ditemukan oleh pasangan Italia bernama Simonio dan
Lyndiana Bernacotti pada tahun 1560. Pensil ini menggunakan batang juniper yang
dilubangi. Bentuknya mirip dengan pensil pertukangan modern. Hal ini berguna
agar pensil tidak mudah menggelinding.
Sejarah pensil kayu tak lepas dari penemuan endapan grafit di Cumbria, Inggris pada abad ke-16. Grafit ini bersifat rapuh dan tidak meninggalkan bekas di tangan penggunanya. Ia juga dengan mudah digergaji dan dapat dibentuk menjadi batangan.
Karena sifatnya ini, grafit digunakan sebagai alat tulis. Namun sebelum Simonio dan Lyndiana Bernacotti menggunakan kayu sebagai pembungkus, grafit ini dibungkus dengan tali atau kulit domba. Sayangnya perdagangan grafit tadi dimonopoli oleh Inggris.
Monopoli ini berlangsung hingga paruh kedua abad ke-19. Selama Perang Napoleon, Prancis tak bisa mengimpor grafit dari Inggris. Karena itu, pada tahun 1795 Nicholas Jacques Conté, seorang perwira di pasukan Napoleon, berusaha mengakali kebutuhan mereka akan grafit.
Conté membuat pensil dengan mencampur bubuk grafit dan tanah liat lalu membakarnya. Bentuk, ketebalan dan tingkat kekerasasn pensil juga dapat disesuaikan dengan mengatur komposisi bahan yang digunakan. Metode inilah yang digunakan sampai sekarang.
Source: Pencils, History of Pencils.
#pensil #sejarahpensil #sejarah #ilmupengetahuan #alariajurnal
(0010)
Komentar
Posting Komentar